Pengalaman paling berkesan dengan anak.

Berinteraksi langsung dengan anak merupakan sebuah hal yang bisa dibilang baru, meskipun bukan hal yang pertama. Namun, keunikan anak di sekolah Tetum ini menurut saya menjadi pengalaman baru setiap harinya. Banyak keunikan adik-adik di sekolah Tetum salahsatunya adik yang berada di kelas Saturnus. Pertama kali bertemu dengan adik tersebut saya merasa tidak ada yang spesial hingga beberapa saat saya bersama adik tersebut keunikannya mulai terlihat.

Pada banyak kesempatan saya terus mengamati, mengamati, dan mengamati. Selama pengamatan banyak kejadian yang tidak terduga dan membuat saya tidak nyaman. Perilaku memukul, menggit, hingga dilempar batu pernah saya alami. Jelas ini merupakan pengalaman saya yang pertama, saya tidak punya banyak bekal untuk menghadapi situasi seperti ini.

Bulan berganti bulan hingga pada akhirnya saya bisa sedikit banyak memahami keadaan dan mencari solusi dengan keadaan yang tidak terduga dengan lebih cepat. Menurut saya pengalaman ini sangat berkesan karena bukan hanya saya mengajarkan materi kepada anak namun saya juga bisa banyak belajar dari keadaan.

Syaiful Romadhon

Keterbatasan Bukan Batasan

Keterbatasan Bukan Batasan
Pengalaman bersama anak yang paling berkesan untuk saya adalah ketika saya diberikan kesempatan untuk mendampingi anak-anak istimewa saat ppl dan berlanjut hingga penulisan skripsi. Alhamdulilah saya diberikan kesempatan menuliskan perjalanan hidup mereka sejak kecil hingga salah satu dari mereka dipanggil lebih dahulu oleh Yang Maha Kuasa. Ia seorang anak yang ceria dan sangat bersemangat datang ke sekolah meski kaki nya tak mampu lagi menapak tanah. Goresan tangan nya mampu menghasilkan seni rupa yang indah meski hanya satu tangan yang mampu ia gerakan dengan leluasa. Seorang anak yang kuat. anak yang sangat berjasa dalam hidup saya. Ia di panggil tuhan tepat saat saya menyelesaikan penelitian. Tidak bisa saya bayangkan bagaimana bila tuhan menghendaki hal lainnya. Saya banyak belajar bahwa keterbatasan bukanlah hal yang membatasi kita untuk tetap berkembang dan bukan pula hal yang membatasi diri untuk lebih maju lagi.

Puteri

Di dalam kelas ada seorang anak puteri yang manis, menarik , dia bergaya tomboy, suka bermain bersama dengan anak laki-laki tapi juga tetap bermain dengan anak perempuan sebayanya.

Suatu ketika orang tuanya menelpon mengatakan puteri kesayangannya berubah, dia suka memukul adik perempuannya dan suka berantem karena itu dilakukan di sekolah… deg… waduh … anak perempuan yang di kelas terlihat manis ternyata.. oo..oo..saya menjawab di kelas memang ada beberapa temannya menggunakan kostum pahlawan dan tokoh kartun kemudian memeperagakan gerakan seperti berantem-beranteman, dan anak ini suka bermain bersama teman dengan pengawasan Kakak. untuk selanjutnya mohon untuk kerjasamanya dengan orang tua, dan dari pihak sekolah akan memperhatikan hal tersebut termasuk ke sekolah tanpa mengenakan kostum yang mengarah tokoh fiktif, karena anak masih perlu hal yang konkrit bukan hayalan.

Di Kelas puteri ini terlihat lebih manis, gambarnya selalu membuat saya terkesan dan suaranya… ehm.. saya sebagai Kakaknya di kelas belum bisa menyanyikan lagu dengan sempurna,… tapi saat dia bernyanyi, 2 kelas terdiam berenti dari aktivitas… mendengarkan anak perempuan yang manis ini bernyanyi dengan suara lantang dan merdu… bangga dong kalau anak di kelasnya bisa menyanyikan lagu yang diajarkan dengan baik.

Ayahnya di kenal cukup di segani karena pembawaannya cuek,Bundanya selalu bertanya tentang akademik puterinya, Tiba saat pengambilan rapot, setelah mengetahui ayahnya seorang seniman , pertama yang ditunjukkan hasil karya puteri kesayangannya yang membuat takjub orang tuanya dan suasananya menjadi cair termasuk tentang akademik orang tua percaya kepada anaknya mampu untuk melanjutkan ke tahap selanjutnya dengan tanpa paksaan.

Saat hari Lahir membacanya dia mendekati saya dan mengatakan aku sudah bisa baca, kemudian mengambil buku kecil dan saya mendengar dia membaca perlahan-lahan… alhamdulillah … akhirnya bisa tanpa ikut les membaca.

diakhir tahun puteri kecil yang manis dan menarik ini memberikan tanda cinta dan sayang untuk saya bergambar saya dan love… sambil memeluk dan mencium , kemudian Bundanya menyampaikan bahwa “Puterinya selalu bercerita tentang Kaka dan sangat sayang kepada Kakak”. hari itu menjadi tambah berkesan dengan ucapan seperti itu juga dari beberapa orang tua dengan komentar yang senada.

Senangnya bisa mengantarkan adik-adik te tahapan pendidikan yang lebih tinggi dimanapun mereka berada semoga tetap bertumbuh dan berkarya

pengalaman yang paling berkesan bersama anak murid

Pengalaman pertama saya yang paling berkesan disaat, saya pertama kali mengajar adik-adik di Tetum Bunaya karena disinilah pertama kali juga saya mengajar anak-anak tingkat Sekolah Dasar. Saya merasa berhasil membuat adik-adik senang dengan materi dan metode pembelajaran yang saya berikan. Keberhasilan lain yang saya dapatkan adalah dimana saya berhasil mendidik adik-adik menjadi lebih kuat mental maupun fisik.

Lahirnya Anak-Anakku

Rabu malam saya menemani Bunda jalan-jalan muterin kampung nyari mie ayam dan alhamdulillah akhirnya dapat juga mie ayamnya.

Pas adzan subuh pada hari Kamis, setelah Bunda dari kamar mandi menyampaikan kalau sudah keluar flek. Setelah shalat subuh nyiapin barang yang dibutuhkan, mencari becak dan nyetop angkot dan sampailah di tempat klinik biasa kami cek up kandungan. Kemudian dicek sama bidan dan ternyata sudah pembukaan 5. Dalam proses sampai pembaukaan terakhir alhamdulilah saya dapat mendampingi istri saya. Memberi minum diselah istirahat saat-saat pembukaan. Kurang lebih 30 menit lahirlah anak kami yang pertama Syamil.

Sabtu liburan saya bersama Syamil dan Bunda yang sedang hamil anak kedua jalan-jalan muterin kampung di belakang kampus UI. Pada hari Senin kira-kira jam 4 pagi dini hari Bunda merasakan perutnya mules dan kontraksi. Setelah shalat subuh saya mencari taksi. Berjalan dari rumah saya gandeng Bunda dan Syamil juga ikut, sambil menyapa ibu-ibu yang berkerumun di pedagang sayur, langung naik taksi menuju tempat Klinik yang sebelumnya Syamil lahir di klinik tersebut. Kemudian diperiksa Binda menyampaikan kalau sudah mau lahiran bukan pembukaan satu atau dua tapi langsung lahiran. Kurang lebih 30 menit lahirlah anak kami yang ke 2 Hilwan. Alhamdulillah dalam proses kelahiran 2 anak kami saya bisa menemani dan mendampingi istri saya.

 

 

 

Pengalaman yang paling berkesan dengan anak (citra)

Pertama kali mengajar dan masuk kelas menghadapi banyak anak dan berbagai karakter, yang membuat rasanya saya ingin mundur dan tidak mau ada di dalam kelas, tetapi saya sadar ini ada tantangan dan garis hidup saya, akhirnya singkat cerita saya pun mulai mencari bagaimana menangani anak atau murid.
Lalu di pengalaman saya, saya mengajar seorang anak yang tidak bisa membaca sama sekali, dengan karakter yang sulit sekali untuk di atur,di awal bertemu saya tidak langsung mengajari membaca dan menulis,tetapi saya masuk dulu ke dalam dunianya saya adakan pendekatan dan mengambil hati si anak tersebut, kami saling bertukar cerita dan entah mungkin dia merasa nyaman dan akhirnya barulah saya memulai untuk mengajarkan membaca dan menulis, dan dengan cara begitu si anak tersebut akhirnya mulai berubah dan mulai bisa mendengarkan instruksi saya dan yang lainnya sekarang anak itu sudah duduk di kelas 4 dengan prestasi yang cukup memuaskan, dan itu pengalaman yang membuat saya ingin terus ada di dunia pendidikan.

Si Penyemangat

Hal yang paling berkesan saat bersama anak adalah ketika mendampingi salah satu anak istimewa. Ia begitu ceria dan menyenangkan. Meskipun pada awalnya tidak mau belajar tetapi setelah berjalannya waktu ia mulai tertarik untuk belajar dan mulai fokus. Hingga suatu ketika, ia dengan sendirinya meminta belajar dan menarik saya untuk mendampinginya. Selain itu, ia juga mulai percaya diri untuk bersosialisasi dengan teman-temannya dan sudah berani tampil didepan umum untuk mempertunjukkan sesuatu. Sungguh hal yang luar biasa, saat dipercaya mendampingi anak istimewa dengan keunikan yang ia miliki. Meskipun ada yang meragukan akan kemampuan yang ia miliki tetapi membuktikan perkembangan yang lebih baik lagi.

Ia memotivasi saya untuk terus belajar dan bersemangat dalam berbagai hal.

Bahagia Itu Sederhana

Hal yang paling berkesan bagi saya adalah ketika memiliki kesempatan mengenal adik dengan berbagai karakter dan dengan perbedaan yang ada kita bersama dapat melewati setiap kegiatan dengan menyenangkan. Bahagia dapat mengenal mereka dan bahagia itu begitu terasa nyata saat mereka masih begitu dekat dan hangat menyapa serta datang hanya untuk bercerita meski kini sudah berbeda kelas.

Anak Istimewa

Waktu itu hari jumat kegiatan Pramuka, kegiatannya menelusuri sungai yang ada dilingkungan sekolah, semua adik-adik berjalan menelusuri sungai didampingi kakak-kakaknya, ketika kegiatan selesai dan kami ingin kembali kesekolah, ditengah perjalanan Ata tidak mau lewat jalan yang sebelumnya, Ata ingin jalan masuk kekomplek, saya dan kak Wiwik berusaha merayunya namun Ata tidak mau juga, akhirnya kak Wiwik menelpon Pak Hendrik untuk menjemput Ata, saya menunggu Pak hendrik bersama Ata di jalan, datanglah Pak hendrik dengan motor kesayangannya. Ata dan saya segera naik motor, kami melewati jalan yang diinginkan Ata dan Ata kembali tenang menikmati perjalanan kesekolah, sampai disekolah Ata mengucapkan terima kasih kepada Pak Hendrik.

Kak. Adnan

ANAK LUAR BIASA

 

Pengalaman yang berkesan buat saya teringat saat masih mengajar di Yogyakarta, pada tahun pertama mengajar saya menemukan tantangan yang sangat besar karena kebetulan saya mengajar di sebuah SMA swasta yang cukup kecil di situ hanya ada 6 kelas dari kelas X sampai kelas XII, sekolah itu disebut sekolahan terminal karena letaknya berdekatan dengan terminal, dan anak anak yang bersekolah di SMA swasta tersebut adalah anak yang luar biasa semua,

Saya saat itu masuk untuk mengajar di kelsa XI IPS saya pun terkejut dengan suasana kelas yang sangat ramai sampai saya bicara di depan kelas pun di abaikan, ada satu anak sebut saja Mr x,  anak tersebut  sangat susah untuk di kendalikan dikelas, saya pun mencba menerapkan system mengajar yang sangat keras, displin dll tetapi yang saya dapat anak tersebut malah tambah tidak bisa dikendalikan, saya pun berpikir bagaimana cara melunakan anak tersebut agar bisa berubah menjadi yang lebih baik dan akhirnya saya mencoba dengan pendekatan personal, gaya mengajar yang lembut dan memposisikan saya sebagai teman bukan guru nya tetapi untuk soal displin tetap di tegakkan, saya setiap hari mencoba mencari kesukaannya. Pada suatu saat saya menggetahui kesukaannya yaitu bermain sepak bola, saya pun beinisiatif untuk mengajukan ke kepala sekolah untuk mengadakan ekstra futsal, ternyata benar anak tersebut ikut dalam kegiatan futsal,di situlah saya mulai dekat dengan anak tersebut mulai paham permasalahan anak tersebut.

Pada suatu saat ada turnamen futsal saya pun menunjuk anak tersebut sebagai kapten tim ternyata dari situ anak mulai ada respek ke saya dan akhirny saya bisa masuk untuk mengetahui semua tentang anak tersebut, saat itu anak tersebut sudah naik kelas XII IPS, saya terus menjadikan kapten tim futsal dan saya kasih kepercayaan yang lebih saat pelajaran olahraga.Lama kelamaan anak tersebut mulai berubah total jadi anak yang lebih baik, tidak pernah bolos, berkelahi, bicara di kelas. Sampai saatnya ujian nasional semua tidak akan menyangka bahwa anak tersebut akan meraih nilai tertinggi di sekolah dengan nili rata rata yang sangat memuaskan, samapai sekarang pun masih sering main kerumah saat saya pulang kampung bahkan saat saya membutukkan bantuan nya dengan senang hati membantu walaupun anak tersebut baru ada acara sendiri. Itulah pengalaman saya bisa mengubah anak yang luar biasa bandel menjadi anak yang lebih baik.

Dari situ saya menyimpulkan bahwa anak anak seperti itu harus kita perhatikan dengan tulus, penuh kasih sayang dan di beri kepercayaan karena anak anak tersebut hanya kurang kasih sayang dari orang tuany. Sebagai seorang guru bisa melihat anak didik nya berubah menjadi lebih baik itu sudah sangat senang dan bahagia.